Senin, Mei 21, 2012
   
Text Size
bannerx

| K A H Z A M | >> Keluarga Alumni Haji Multazam

"Perusahaan Katering, Jangan Ulangi Kesalahan pada Gelombang I!"

Newsflash

Salah Satu Katering HajiMadinah - Sejumlah perusahaan katering diingatkan agar tidak mengulangi kesalahan pada pelayanan jamaah haji gelombang I. Karena, saat ini mereka akan melayani jamaah gelombang kedua.

Pada pelayanan gelombang pertama, Kepala Daker Madinah, Ahmad Jauhari, mengaku beberapa kali melayangkan surat teguran kepada perusahaan katering yang melayani jamaah Indonesia selama tinggal 8-9 di Kota Nabi pada gelombang I, sebelum puncak haji.

"Daker Madinah beberapa kali memberi peringatan kepada perusahaan katering," ungkap Akhmad Jauhari. Hal ini disebabkan kebersihan dapur, distribusi yang terlambat, pemanfaatan heater yang belum maksimal dan perusahaan katering yang tak memiliki petugas lapangan orang Indonesia sehingga menghambat distribusi.

Hal itu dibeberkan Ahmad Jauhari dalam pertemuan dengan perwakilan 15 perusahaan katering yang melayani jamaah Indonesia di Madinah, Minggu (13/11/2011) mulai pukul 14.00 WAS.

 

Garuda Berikan Air Zamzam, Jamaah tak Perlu Khawatir

Newsflash

Jerigan Air Zam-zam yang Disita PetugasMakkah - Jamaah haji Indonesia tak perlu khawatir soal air zamzam. Maskapai Garuda Indonesia telah menyiapkan zamzam sebanyak lima liter bagi setiap jamaah yang akan diberikan setibanya di debarkasi.

“Zamzam kita kirim bersama pesawat yang dinaiki. Sampai debarkasi dibagi sesuai dengan jumlah orang di kloternya,” kata Vice Presiden for Haj Garuda Indonesia, Hadi Syahrean, Ahad (13/11), seperti dilaporkan wartawan Republika Muhammad Subarkah dari Tanah Suci.

Dia mengimbau jamaah haji tidak perlu lagi melakukan aksi coba-coba menyembunyikan zamzam di koper mereka. Aksi ini berbahaya bagi keselamatan penerbangan bila kemasan airnya bocor. Selain itu, koper mereka pun akan dibongkar oleh pihak otorita Bandara King Abdul Azis Jeddah.

 

Tiap Hari Garuda Sortir 2.700 Koper Jamaah Haji

Newsflash

IlustrasiJeddah - City Check In Garuda setiap harinya melakukan sortir 2.700 koper jamaah haji dari 7 kelompok terbang (kloter), yang akan terbang ke Tanah Air. Di tempat tersebut, tas koper ditimbang dan disortir melalui xray, apakah membawa barang berbahaya atau tidak.

Supervisor Kargo Garuda, Erick Sando, menceritakan kepada wartawan koper jamaah haji sudah ditimbang dan dibawa sejak dari pemondokan oleh perusahaan kargo bernama Majro`i. Perusahaan inilah yang kemudian membawa tas jamaah dari pemondokan baik di Makkah dan Madinah menuju City Check In Garuda di Madinatul Hujjaj.

"Koper dari Makkah dikirim 30 jam sebelum terbang. Sedangkan Madinah dikirim 48 jam sebelumnya," ungkap Erick kepada wartawan, Minggu (13/11/2011).

   

Masih Ada Jamaah yang Bawa Zamzam di Koper

Newsflash

Barang Bawaan Jamaah HajiJeddah - Jamaah haji masih banyak yang mencoba membawa air zamzam di koper-koper yang masuk ke bagasi pesawat. Dalam pemeriksaan di city check in Garuda Indonesia di Madinatul Hujaj Mator Gadim, Tahlil, Jeddah tidak sedikit koper-koper para jamaah yang di dalamnya berisi air zamzam.

Pengawas Kargo Garuda Indonesia di Midantul Hujaj Mator Gadim, Erick Sando, mengatakan, setelah pemeriksaan x-ray, ternyata sejumlah jamaah masih membawa air zamzam dengan kemasan ke dalam koper yang masuk bagasi. ”Jumlahnya memang tidak terlalu besar, namun juga tidak sedikit,” kata Erick kepada wartawan di Jeddah, Ahad (13/11), seperti dilaporkan wartawan Republika Firkah Fansuri.

Menurutnya, air zam-zam tersebut dikemas dalam bungkusan yang cukup rapih. Sejauh ini pihak Garuda masih mentolelir hal tersebut sepanjang tidak membahayakan koper-koper lain dan tidak dalam keadaan rusak. ”Kalau ketahuan rusak maka kami akan melaporkan hal tersebut ke Dakkar dan koper jamaah tersebut akan dibongkar,” paparnya.

   

Lima Penyebab Delay Pemulangan Jamaah Haji

Newsflash

IlustrasiJeddah - Penggunaan terminal barat Bandara King Abdul Azis, Jeddah, ternyata masih menyisakan keterlambatan pemulangan jamaah haji. Yang terlama pada hari pertama dialami kloter 2 SOC, kloter ini mengalami delay hingga 9 jam.

Dalam catatan Vice President fot Haj Garuda Indonesia, Hadi Syahrean, pada hari pertama keterlambatan dialami kloter 1 MES selama 1 jam, kloter 1 PLM selama dua jam, selanjutnya 4 jam, dan yang terlama 9 jam terjadi pada kloter 2 SOC.

Sejak awal, Hadi sudah mengungkapkan bahwa sekalipun mendapatkan gate khusus di terminal barat tidak menjamin tidak adanya keterlambatan pemulangan jamaah. Karena masih ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan keterlambatan pemulangan.

“Saya sudah katakan dalam pertemuan kita sebelumnya, bahwa penggunaan west terminal ini tidak serta merta menghilangkan keterlambatan,” katanya kepada wartawan,Sabtu (12/11/2011).

   
magacomputer

Info Kahzam

Interaktif & Aspiratif

News Letter

Subscribe

Masukkan nama dan email anda untuk mendapatkan info aktual kahzam.or.id

Pendapat Anda

Bagaimana pelayan KBIH Multazam ?

Yang Online Ini

Ada 42 tamu online

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini732
mod_vvisit_counterKemarin1123
mod_vvisit_counterMinggu ini732
mod_vvisit_counterMinggu lalu7872
mod_vvisit_counterBulan ini22999
mod_vvisit_counterBulan lalu12366
mod_vvisit_counterAll days234750

Online (20 minutes ago): 16
Your IP: 125.163.164.20
FIREFOX 3.6.27, WINDOWS
Saat ini: Mei 21, 2012

Jadwal Sholat